Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Juli 2012

Gol Terbaik EURO 2012

Turnamen Euro 2012 telah berakhir. 
Spanyol menahbiskan diri sebagai jawara Eropa setelah menghajar Italia 4-0 pada laga final yang digelar di Olympic Stadium, Senin, 2 Juli 2012.
Total 31 pertandingan sudah dilakukan sepanjang turnamen ini dan telah tercipta 76 gol. Dari 76 gol tersebut, terdapat beberapa gol yang layak disebut sebagai gol terbaik di kompetisi tertinggi Benua Biru ini. Berikut ini daftar lima gol terbaik di ajang ini:


1. Zlatan Ibrahimovic (Swedia)
Swedia merupakan tim kedua yang angkat kaki dari Euro 2012 setelah Republik Irlandia. Namun pasukan Erik Hamren itu pulang dengan kepala tegak. Pada pertandingan terakhir Grup D, mereka mengalahkan Prancis 2-0. Zlatan Ibrahimovic, 30 tahun, membuka keunggulan Swedia pada menit ke-54.
Pemain berjulukan Ibracadabara ini menciptakan gol akrobatik setelah memaksimalkan umpan lambung Sebastian Larsson. Sebelum bola menyentuh tanah, Ibrahimovic langsung melakukan tendangan "menggunting", bola meluncur deras ke sudut kanan gawang Prancis yang dikawal Hugo Lloris.


2. Mario Balotelli (Italia)
Ketika Italia melawan Republik Irlandia di laga terakhir Grup D Euro 2012, Mario Balotelli baru diturunkan pelatih Cesare Prandelli di menit ke-75. Hanya dalam 15 menit, Balotelli berhasil menggetarkan gawang Irlandia sehingga Italia memimpin 2-0.
Gol yang diciptakan Balotelli dapat dikatakan spektakuler. Meskipun ditempel ketat pemain belakang Irlandia, John O'Shea, Balotelli mampu menyambut sepak pojok dari Andrea Pirlo. Dengan posisi badan membelakangi gawang, ia menendang bola tersebut sambil setengah salto lantaran ditarik O'Shea.


3. Danny Welbeck (Inggris)
Danny Welbeck keluar sebagai pahlawan kemenangan Inggris atas Swedia di laga kedua Grup D Euro 2012. Welbeck menciptakan gol ketiga Inggris untuk mengantarkan The Three Lions menumbangkan Swedia 3-2. Gol Welbeck di menit ke-78 dapat dibilang indah.
Pasalnya, Welbeck mencetak gol dengan cara yang tidak biasa. Menerima umpan dari Theo Walcott dari sisi kiri pertahanan Ukraina, Welbect menyontek bola dengan menggunakan tumit sambil melayang di udara hingga mengecoh kiper Andreas Isaksson.


4. Sami Khedira (Jerman)
Jerman mempermalukan Yunani 4-2 pada perempat final yang digelar di PGE Arena, Gdansk, Polandia, Sabtu, 23 Juni 2012. Dari keempat gol tersebut, Sami Khedira menyumbangkan satu gol spektakuler buat Der Panzer.
Babak kedua baru berjalan 16 menit, Khedira menggetarkan gawang Yunani yang dikawal Michalis Sifakis setelah memanfaatkan umpan lambung Jerome Boateng. Sebelum bola menyentuh tanah, Khedira langsung melakukan tendangan voli di udara sehingga si kulit bundar menghujam gawang dengan keras. Ini adalah gol pertama Khedira di turnamen ini.


5. Cristiano Ronaldo (Portugal)
Cristiano Ronaldo layak disebut pahlawan Portugal. Berkat gol indah Ronaldo, A Seleccao das Aquinas melaju ke babak empat besar setelah menyingkirkan Republik Cek di National Stadion, Warsawa, Polandia, Jumat, 22 Juni 2012.
Portugal mendominasi jalannya pertandingan, tapi gol baru tercipta sebelas menit jelang bubaran. Joao Moutinho melepaskan umpan silang dari sektor kiri pertahanan Republik Cek, lalu Ronaldo berlari menuju kotak penalti. Megabintang Real Madrid ini langsung menyundul bola sambil terbang. Bola pun sempat memantul ke tanah sebelum membobol gawang Petr Cech.

Jumat, 15 Juni 2012

Torres Kirim Pulang Polandia

 Gdansk. POLANDIA


- Dua gol dari Fernando Torres dan satu dari David Silva dan Cesc Fabregas membuat juara bertahan Spanyol menghancurkan Irlandia 4-0 di pertandingan Euro 2012 Grup C, Kamis (Jumat dinihari WIB).
Kekalahan tersebut membuat Irlandia menjadi tim pertama yang tersingkir dari turnamen, meskipun, mereka bisa menyelamatkan kehormatan pada pertandingan terakhir mereka melawan Italia.
Pelatih Vicente Del Bosque membawa Torres masuk sementara Fabregas yang memainkan sebagai striker dalam laga pembukaan yang berakhir imbang dengan Italia.
Dan pemain Chelsea, yang tampil kurang dari 20 menit ketika melawan Azzurri, hanya membutuhkan waktu empat menit untuk mencetak gol internasionalnya ke-29, sebelum mencetak gol ketiga.
David Silva menggandakan keunggulan hanya empat menit setelah restart, dengan melepaskan diri dari kawalan ketat bek lawan untuk melepaskan tendangan rendah.
Xavi hampir membuat gol ketiga, tapi kiper veteran Irlandia, Shay Given melakukan penyelamatan dengan terbang brilian.
Spanyol terus melakukan serangan bergelombang dan Torres mencetak gol ketiga pada menit ke-70 sebelum memberikan Fabregas kesempatan mencetak gol keempat dengan tembakan keras.
Sebelumnya dalam satu grup, Italia dan Kroasia main imbang 1-1, Kroasia dengan empat poin dari dua pertandingan

Jumat, 08 Juni 2012

Polandia VS Yunani


Serunya bisa Liat pertadingan Euro
yaitu pertandingan pembuka Piala Eropa 2012 antara Polandia vs Yunani berakhir seri 1-1. 
Gol pertama Polandia dicetak lewat penyerang, Robert Lewandownski pada menit 16. Umpan silang yang sangat terukur dari Piszek, diteruskan lewat sundulan oleh pemain tim Borussia Dortmund itu.

Yunani kemudian berhasil menyamakan kedudukan lewat gol pemain pengganti Salpingidis di menit 50.

Sebenarnya Giorgios Karagounis mendapat kesempatan emas untuk memenangkaan pertandingan. Sayangnya tendangan penaltinya di menit 71 berhasil ditepis kiper pengganti Przemyslaw Tyton.

Sebelumnya, kiper Polandia, Wojciech SzczÄ™sny dikenai kartu merah karena menjegal Salpingidis. Kartu merah ini membuat jumlah pemain kedua tim menjadi berimbang setelah pada menit 44, pemain bertahan Yunani, Papastathopoulos juga dikenai kartu kuning kedua. 

Di kubu Yunani, Georgios Samaras terlihat dua kali mendapatkan peluang pada babak kedua, namun dua kali juga pemain gelandang itu menyia-nyiakannya.
Sementara itu serangan Polandia terlihat monoton dengan terus mengandalkan umpan-umpan sayap kanan mereka Lukasz Piszcek. Semenjak babak kedua, alur serangan ini sudah bisa diantisipasi oleh barisan pertahanan Yunani. 

Secara keseluruhan, di babak kedua konsentrasi kedua tim sudah mulai menurun sehingga para pemain kedua tim banyak melakukan kesalahan sendiri.
Polandia unggul dengan 17 tendangan ke arah gawang dan 54 persen penguasaan bola, sedangkan Yunani mengoleksi dua kartu kuning pada kedua pemain mereka Georgios Karagounis, dan Jose Holebas.
Tiga menit tambahan waktu di babak kedua tidak bisa dimanfaatkan kedua tim menambah gol. Dengan hasil tersebut, Polandia dan Yunani sama-sama mengantongi satu poin di Grup A...
Kira kira siapa ya yang jadi juaranya...???

Kamis, 07 Juni 2012

10 Pemain Terbaik Piala Eropa

1. MICHEL PLATINI
Platini dicap sebagai salah satu gelandang terbaik yang pernah ada
Tak ada pemain yang mampu menyamai peran Michel Platini di Euro 1984. Bintang Juventus ini mencetak sembilan gol di sepanjang turnamen, termasuk dua kali hat-trick.  Bermain dengan sejumlah pemain bertalenta seperti Luis Fernandez, Jean Tigana dan Alain Giresse, Platini diberikan kebebesan mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan sebagai konsekuensinya, kehadiran Platini menjadi petaka bagi tim lawan.
Dia mencetak gol penentuk kemenangan di menit ke-119 pada laga semi-final kontra Portugal yang berakhir dengan skor 3-2, Platini juga memecah kebuntuan Les Bleus dengan sebuah tendangan bebas di final kontra Spanyol. Tidak hanya dicap sebagai pengirim umpan terbaik, Platini juga 'bertanggung jawab' atas performa apik Prancis sepanjang turnamen Euro 1984.

2. MARCO VAN BASTEN
Tendangan voli vs Uni Soviet menjadi gol terbaik sepanjang sejarah Euro Simbol sukses Belanda di Euro 1988 tidak lain adalah Marco van Basten, pemain yang akhirnya finis dengan status top skor berkat lima golnya sepanjang ajang tersebut. Hat-trick-nya di babak penyisihan grup sukses menyingkirkan Inggris, sementara gol di menit ke-88 akhirnya memaksa favorit juara Jerman Barat angkat koper. Nama Van Basten akan selalu diingat atas apa yang dia lakukan di final, sebuah tendangan voli dari sudut yang amat tidak memungkinkan --yang disebut-sebut sebagai gol terbaik sepanjang sejarah Euro-- untuk memupus impian Uni Soviet dengan skor 2-0.

Van Basten memang gagal mengulang sukses empat tahun kemudian, di mana Belanda takluk dari Denmark di semi-final, dengan legenda AC Milan tersebut gagal mengeksekusi penalti krusial. Namun, hal tersebut tidak mengurangi status Van Basten sebagai legenda hidup Euro.


3. FRANZ BECKENBAUER
Der Kaiser merupakan bagian dari tim terbaik sepanjang sejarah Euro Tim Jerman Barat, yang menjadi kampiun di Belgia 1972, kerap dicap sebagai salah satu tim terbaik Eropa yang pernah ada. Pemimpin Die Mannschaft ketika itu, siapa lagi kalau bukan sang legenda Franz Beckenbauer, pemain terbaik Jerman sepanjang masa. Dalam catatan karier sepakbolanya, Beckenbauer memang pernah mengalami nasib buruk di Piala Dunia 1970, mendapat cedera parah di bagian tulang selangka saat berhadapan dengan Italia di semi-final.

Namun, setahun kemudian Beckenbauer mendapat ban kapten Jerman dan mengubur mimpi buruknya di Piala Eropa 1972. Beckenbauer menjadi inspirator Jerman Barat yang sukses menggasak Uni Soviet di final. Empat tahun kemudian, Der Kaiser hanya mampu membawa timnya meraih medali perak, setelah kalah dari Cekoslovakia di partai penentu gelar.

4. ZINEDINE ZIDANE
Kontribusi Zidane di Euro tak perlu dipertanyakan Setelah tampil cemerlang bersama Bordeaux, banyak yang berharap pada Zinedine Zidane yang tampil di Euro pertamanya pada 1996. Sayang, eks playmaker Real Madrid ini gagal memenuhi harapan semua orang, karena Prancis akhirnya menyerah di semi-final.

Tapi, Zidane menemukan kekuatannya kembali empat tahun kemudian, dengan memimpin Les Bleus meraih kemenangan dramatis di final Euro Belanda-Belgia. Dua tahun sebelumnya di hadapan publik sendiri, Zidane juga memberikan kontribusi besar membawa Tim Ayam Jantan merebut titel juara dunia.

Di babak penyisihan grup Euro 2000, Prancis keluar sebagai runner-up Grup D di bawah Belanda, tapi kemudian bintang Juventus ini mencetak gol tendangan bebas di babak perempat-final kontra Spanyol. Aksi cantik Zidane berlanjut dengan sebuah 'Golden Goal' yang mengeliminasi Portugal di semi-final.

Meski Les Bleus gagal di Euro 2004, Zidane tetap memberikan kontribusi maksimal dengan mencetak tiga gol, termasuk tendangan bebas spektakuler ke gawang Inggris di babak penyisihan grup.

5. DRAGAN DZAJIC
Pers Inggris menyebut 'The Magic Dragan'
Mendapat label sebagai salah satu winger kiri terbaik Eropa, penampilan terbaik Dragan Dzajic ditunjukkannya di Euro 1968. Di sisa tiga menit waktu normal pada semi-final  antara Yugoslavia kontra Inggris di Florence, bintang Red Star Belgrade itu mempermalukan sang juara dunia dengan gol cantik sekaligus membawa negaranya melaju ke final untuk berhadapan dengan tuan rumah Italia.

Dzajic kembali mencetak gol pembuka untuk Yugloslavia, tapi gol penyeimbang behasil dicetak Angelo Domenghini yang memaksa kedua tim memainkan partai ulang dan Italia pun keluar sebagai juara berkat kemenangan 2-0.

Delapan tahun kemudian, Dzajic kembali menunjukkan kelasnya di partai semi-final kontra Jerman Barat di Belgrade. Dzajic membawa Yugoslavia unggul 2-0 saat laga baru berjalan 30 menit, tapi Jerman mampu memaksakan perpanjangan waktu hingga akhirnya mengunci kemenangan 4-2. Dzajic pun kembali gagal mencium trofi sebagai hadiah talenta besar yang dimilikinya.

6. GUNTER NETZER
Netzer mencetak penalti penentu kemenangan atas Inggris Ketika bicara gelandang terbaik sepanjang masa, kita sering melupakan sosok Gunter Netzer. Padahal, tak rugi mengingat bagaimana pria asal Jerman ini mempecundangi Inggris di Wembley pada leg pertama perempat-final Euro 1972. Eks pemain Borussia Monchengladbach ini menjadi insipirator Der Panzer dengan permainan luar biasa sepanjang laga dan mencetak gol penalti di menit ke-85 sekaligus membawa Der Panzer mengunci kemenangan 3-1 atas The Three Lions.

Netzer mampu mempertahankan permainan terbaiknya di semi-final dan final dengan membekuk Uni Soviet tiga gol tanpa balas di Brussels. Sayang, sejak saat itu nama Netzer tak lagi bersinar, dia mengaku kalah bersaing dengan dengan Wolfgang Overath. Toh, nama Netzer tetap ada dalam sejarah sebagai salah satu gelandang terbaik yang pernah tampil di Piala Eropa.


7. DINO ZOFF
Zoff mengangkat trofi Euro 68 setelah hanya tampil di empat laga
Sebelumnya telah disebutkan Schmeichel sebagai salah satu kiper terbaik dunia, tapi dia bukan penjaga gawang yang mendapat ranking pertama dalam daftar GOAL.com kali ini. Gelar tersebut diberikan kepada Dino Zoff, mantan ikon Juventus dan tentu yang paling terkenal adalah ketika Zoff mengapteni Italia di Piala Dunia 1982 saat usianya sudah 40 tahun.

Rekor Zoff di ajang Euro juga cukup mengagumkan. Tampil di tujuh laga diantara dua turnamen besar tersebut, tiga diantaranya dilalui dengan perpanjangan waktu, kiper yang kini berusia 60 tahun itu hanya kebobolan dua gol.

Zoff mengawali debut international di leg kedua perempat-final kontra Bulgaria, dia kemudian memegang peran penting dalam membantu Gli Azzurri meraih sukses di ajang Euro untuk pertama kali. Zoff menunjukkan performa terbaik saat Italia mengeliminasi Uni Soviet di babak semi-final melalui sebuah drama adu penalti yang menegangkan. Setelahnya, Zoff mempertahankan clean sheet di laga puncak kontra Yugoslavia sekaligus membawa Gli Azzurri berjaya di rumah sendiri.

8. PAOLO MALDINI
Maldini adalah legenda sebenarnya Diklaim sebagai bek kiri terbaik sepanjang sejarah, Paolo Maldini merupakan contoh nyata dari konsistensi. Hal itu diperkuat dengan kenyataan bek Italia itu ikut ambil bagian di empat Euro secara beruntun dan masuk dalam All-Star Teams sebanyak tiga kali.
Maldini mengawali karier internasionalnya saat masih 19 tahun di babak penyisihan grup Euro 1988 di Jerman Barat dan langsung mencuri perhatian saat sukses mengunci pemain terbaik Spanyol kala itu, Michel.

Sayang, Gli Azzurri harus gagal di kompetisi empat tahun berikutnya, kemudian terhenti di penyisihan grup Euro 1996 dan nyaris keluar sebagai juara saat Maldini mengemban ban kapten 12 tahun lalu.

Ya, di Euro 2000 legenda AC Milan ini tampil sebagai wing-back kiri dan tampil luar biasa ditemani Fabio Cannavaro, Alessandri Nesta serta kiper Francesco Toldo. Namun, Maldini gagal mengangkat trofi juara setelah Sylvain Wiltord mencetak gol penyeimbang di masa injury lalu David Trezeguet meluluhlantakkan Gli Azzurri berkat Golden Golnya di partai final.


9. PETER SCHMEICHEL
Legenda Man United tak terkalahkan di Euro '92
Berbekal postur besar, Peter Schmeichel menjadi sosok menakutkan bagi striker lawan yang mencoba menjebol gawangnya. Tap, tidak demikian dengan barisan belakang yang satu garis berada di depannya. Kehadiran Schmeichel di bawah mistar gawang membuat lini belakang Denmark cukup tenang andai mereka gagal menghalau pergerakan lawan yang memasuki area berbahaya.
Eks kiper Manchester United tampil di empat Euro, tapi aksi paling heroiknya adalah saat Denmark tampil memukau di Swedia pada 1992 lalu. Sukses Schmeichel menggagalkan penalti Marco van Basten di semi-final kontra Belanda merupakan momen paling tak terlupakan. Aksi Schmeichel kemudian berlanjut di partai penentu gelar juara melawan Jerman dan dinobatkan sebagai kiper terbaik di kala itu.

Selain dikenal dengan suksesnya melakukan tiga penyelamatan gemilang, satu yang paling khas dari Schmeichel adalah saat dia menggagalkan sebuah peluang emas dengan menggunakan satu tangan yang menjadikannya legenda hidup Denmark.

10. XAVI
Bintang Barca membuka skor untuk La Furia Roja Sebagai salah satu playmaker terbaik yang pernah ada, pengalaman pertama Xavi tampil Euro justru sangat mengecewakan. Jenderal lapangan tengah Barcelona ini tidak semenit pun dimainkan pelatih saat Spanyol gagal di putaran pertama Euro 2004 di Portugal. Tapi, siapa sangka empat tahun kemudian di Austria dan Swiss, Xavi menunjukkan kapasitasnya sebagai bintang lapangan hijau.

Menjadi kreator permainan indah yang diperagakan La Furia Roja, pemain kelahiran Catalan ini berada di top performa sepanjang turnamen empat tahun lalu. Xavi benar-benar "tersedia" ketika tim yang ketika itu Luis Aragones membutuhkan tenaganya. Xavi mencetak gol pembuka di laga semi-final kontra Rusia sebelum akhirnya mengirim umpan brilian kepada Fernando Torres yang mencetak gol penentu kemenangan di laga puncak.
Tak mengherankan, jika pecinta sepakbola kembali menunggu magis Xavi di Polandia dan Ukraina.


Diantara 10 Pemain terbaik diatas,, kalau faforit aku ya PAOLO MALDINI karena dia adalah pemain terbaik sepanjang Piala Euro.. dan penampilannya di lapangan hijau sangat memukau,, luar BIASA!! :)

Sabtu, 19 Mei 2012

Indonesia vs Kurdistan Irak

Pertandingan Indonesia vs Kurdistan Irak, Sabtu 19 Mei 2012




Sukses meraih kemenangan perdana dengan skor 2-0 di Turnamen Al Nakbah saat menghadapi Mauritania hari Kamis lalu, kali ini Timnas Indonesia sudah ditunggu lawan yang lebih tangguh. Meski bukan berstatus Negara anggota FIFA, lawan Indonesia kali ini tidak bisa dianggap enteng. Kurdistan Irak, siap menghadang Timnas Indonesia yang saat ini tengah membutuhkan kemenangan demi memastikan diri melaju ke babak Semifinal Al Nakbah 2012.

Kurdistan Irak memang bukanlah Timnas Irak yang berhasil menjuarai Piala Asia 2007 lalu di Indonesia. Namun ketangguhannya ternyata tidak berbeda jauh dari irak. Terbukti, di partai perdana saat menghadapi Mauritania, Kurdistan juga mampu menumbangkan Mauritania dengan skor 3-1. Dari informasi yang didapat, Kurdistan tampil cukup baik di laga  tersebut bahkan bermain lebih baik ketimbang Timnas Indonesia saat menghadapi Mauritania.

Selain Faktor permainan, factor keunggulan kondisi fisik juga perlu dicermati. Seperti diketahui, Kurdistan bermain lebih dulu dari Timnas Indonesia. Kurdistan berhadapan dengan Mauritania pada 15 Mei, sehingga mereka punya waktu istirahat lebih banyak dari Timnas Indonesia yang baru bertanding hari Kamis kemarin.
Siapapun yang akan berhasil meraih kemenangan di laga ini dipastikan akan lolos dari Grup B dan melaju ke babak Semifinal Turnamen Al Nakbah. Indonesia sendiri memang menargetkan minimal lolos ke Semifinal di turnamen ini sehingga kemenangan atas Kurdistan wajib hukumnya. Mampukah Irfan Bachdim cs meraih tiga poin lagi di laga ini?

Jadwal pertandingan Turnamen Al Nakbah Malam ini :
 (Indonesia vs Kurdistan Irak (RCTI, Pukul 22.30 WIB)